Pengertian atau teori Desain Grafis menurut Para Ahli antara lain :
➽ Menurut Suryanto, Desain Grafis
adalah "Aplikasi dari keterampilan seni dan komunikasi untuk kebutuhan
bisnis dan industri".
➽ Menurut Danton Sihombing, Desain
Grafis adalah "Mempekerjakan berbagai elemen seperti marka, simbol, uraian
verbal yang divisualisasikan lewat tipografi dan gambar, baik dengan teknik
fotografi ataupun ilustrasi".
➽ Menurut Jessica Helfand, Desain
Grafis adalah "Kombinasi kompleks kata-kata dan gambar, angka-angka dan
grafik, foto-foto dan ilustrasi yang membutuhkan pemikiran khusus dari seorang
individu yang bisa menggabungkan elemen-elemen ini, sehingga mereka dapat
menghasilkan sesuatu yang khusus, sangat berguna, mengejutkan atau subversif
atau sesuatu yang mudah diingat".
➽ Menurut Michael Kroeger, Desain
Grafis adalah "Visual Communication (komunikasi visual) adalah latihan
teori dan konsep-konsep melalui terma-terma visual dengan menggunakan warna,
bentuk, garis dan penjajaran".
➽ Menurut Warren, Desain Grafis adalah
"Suatu terjemahan dari ide dan tempat kedalam beberapa jenis urutan
struktural dan visual".
➽ Menurut Blanchard, Desain Grafis
adalah "Suatu seni komunikatif yang berhubungan dengan industri, seni, dan
proses dalam menghasilkan gambaran visual pada segala permukaan".
Berdasarkan pengertian Desain Grafis menurut Para Ahli diatas, dapat
disimpulkan bahwa Desain Grafis adalah salah satu bentuk seni lukis (gambar)
terapan yang memberikan kebebasan kepada perancang untuk memilih, menciptakan,
atau mengatur ilustrasi, foto, tulisan, dan garis dengan tujuan untuk
diproduksi dan dipublikasikan sebagai sebuah pesan kepada khalayak umum. Desain
Grafis yang dibuat bisa atas pesanan seorang klien ataupun inisiatif pribadi.
Unsur-Unsur
Desain Grafis dan Prinsipnya
Sebagai seorang desainer
grafis peralatan utama yang harus dimiliki adalah sebuah ide serta kemampuan
untuk menuangkan pikiranya kedalam seni grafis, seorang desainer grafis yang
handal tentu ingin memaksimalkan sebuah kaya seni yang dihasilkan. untuk
menunjang sempurnanya desain yang dihasilkan ada beberapa unsur yang harus
dipelajari.
ads
Semua unsur tersebut tidak
harus dikombinasikan secara bersamaan dalam satu desain, seringkali salah satu
unsur mendominasi pengerjaan sebuah desain, tergantung bagaimana hasil yang
diinginkan, kadangkala ada sebagian desain yang menuntut salah satu dari unsur
tersebut harus diprioritaskan, jadi ada penekanan-penekanan dalam setiap unsur.
Berikut merupakan unsur-unsur desain grafis dan prinsipnya:
1.
Garis (Line)
Sebuah garis adalah unsur
desain yang menghubungkan antara satu titik poin dengan titik poin yang
lainnya. Garis dapat diartikan sebagai goresan pensil, pena, atau mouse dalam
komputer dan lain sebagainya. Garis tidak mengenal istilah kedalaman (depth), dan hanya memiliki ketebalan dan panjang, oleh sebab itu garis
sering dimaknai sebagai elemen satu dimensi. Bentuk garis memiliki banyak
variasi, bentuk garis itu sendiri biasanya dapat memaknai penggunaanya. contoh
penggunaan garis misalnya:
Garis lurus, garis lurus
biasanya diidentikan dengan kesan kaku, variasi ini biasanya digunakan
sebagai simbol formalitas.
Garis lengkung, penggunaan
garis lengkung biasanya memberikan kesan lembut dan luwes.
Garis zigzag, garis zigzag
sering dimaknai sebagai garis yang keras sekaligus dinamis.
Garis tidak beraturan,
garis ini bisanya menimbulkan kesan fleksibel dan informal.
Garis horizontal,
horizontal melambangkan kesan pasif.
Garis vertikal, vertikal
sering dimaknai sebagai bentuk garis yang memiliki kesan stabil.
Garis diagonal, garis ini
dapat diartikan sebagai makna aktif, dinamis dan menarik perhatian.
penggunaan garis sendiri
dapat memberikan perbedaan dalam perasaan dan juga dalam menstimulus ataupun
mengeksekusi sebuah gagasan atau ide. Misalnya saja dengan mengubah tekanan,
lekukan, ketebalan, akan menimbulkan hasil yang berbeda. Penggunaan garis dalam
desain komunikasi visual tidak terikat dengan aturan dam pakem tertentu,
karena pada dasarnyagaris merupakan sebuah elemen visual yang dapat dipakai
dimana saja.
Dalam penggunaanya, sebuah
garis perlu diperhitungkan secara cermat, sehingga tidak terkesan asal-asalan
dan dipaksakan. Penggunaan variasi garis yang sangat bagus akan menambah unsur
estetika dan kenyamanan untuk orang yang melihat. Karena tujuan dari desain
komunikasi visual sendiri adalah untuk menyajikan informasi baik verbal maupun
visual agar dapat sampai dengan mudah, menyenangkan, sekaligus mengesankan.
Desainer grafis sering kali juga menggunakan unsur garis sebagai ilustrasi.
2.
Bidang (Shape)
Bidang atau biasanya juga
disebut shape merupakan segala bentuk apapun yang memiliki dimensi tinggi dan
lebar bidang dapat berupa bentuk-bentuk geometris seperti (lingkaran, segitiga,
segiempat, elips, setengah lingkaran, dan sebagainya) dan bentuk-bentuk yang
tidak beraturan. Bidang geometris memiliki kesan yang formal, sedangkan bidang
non geometris memiliki kesan yang lebih dinamis dan tidak formal.
3.
Tekstur (Texture)
Dalam desain grafis tekstur
adalah nilai halus dan kasarnya sebuah benda, atau juga bisa disebut nilai
raba. Penggunaanya dapat dimayakan untuk memberikan visual yang berkesan dan
berkarakter. Dalam sebuah desain komunikasi visual tekstur sering digunakan
untuk mengatur keseimbangan dan kontras. Pada prakteknya tekstur sering
dikategorikan sebagai corak dari suatu permukaan benda, misalnya permukaan
karpet, baju, kulit, kayu, dan sebagainya. Penggunaan tekstur dalam desain
grafis juga biasanya sering diaplikasikan pada latar desain atau sering kita
sebut background desain.
4.
Ruang (Space)
Ruang atau space merupakan
jarak anatara suatu bentuk dengan bentuk yang lainnya, yang pada desain grafis
biasanya dapat dijadikan sebagai unsur pemberi efek estetika desain. Dalam
pengertian desain grafis area yang kosong yang berada diantara elemen-elemen
visual juga dianggap sebagai elemen desain. Bidang kosong dimaksudkan untuk
menambah kesan nyaman dan “istirahat” serta memberikan kesan tekanan kepada
objek visual yang ada dalam sebuah desain.
5.
Ukuran (Size)
Ukuran adalah unsur lain
dalam desain grafis yang mendefinisikan besar kecilnya suatu objek. Unsur ini
digunakan untuk memperlihatkan objek manakah yang kita mau tonjolkan
karena dengan menggunakan unsur ini seorang desainer grafis akan dapat
menciptakan kontras dan penekanan (emphasis) pada objek desain sehingga orang akan tahu skala prioritas objek
yang akan dilihat terlebih dahulu dibandingkan yang lainnya, misalnya saja
untuk ukuran suatu judul akan lebih besar dari skala objek yang lainnya.
6.
Warna (Colour)
Warna adalah elemen dari
unsur desain grafis yang menjadi penarik perhatian paling utama. Penggunaan
warna yang tepat akan berbanding lurus dengan kualitas, citra, keterbacaan, dan
penyampaian pesan dalam desain tersebut. semisal adalah untuk penggunaan warna
yang lembut akan memancarkan kesan romantis, kedamaian, dan kenyamanan.
Sedangkan warna-warna tegas dan terang akan memberi kesan dinamis. Menghindari
memadukan warna yang salah adalah sangat penting untuk menjauhi penafsiran yang
salah oleh orang yang melihatnya.
Warna memiliki karakteristik,
kegunaan, dan makna masing-masing. Dalam seni rupa, warna dibagi kedalam 3
dimensi, yaitu:
Dimensi Pertama: Hue
Pembagian warna berdasarkan
nama-nama warna, seperti merah, kuning, hijau, dan lainnya. Berdasarkan Hue,
kemudian warna dibagi lagi kedalam tiga golongan yaitu warna primer (merah,
kuning, biru), dan warna sekunder yang merupakan campuran dua warna primer
dengan komposisi yang seimbang. Misalnya percampuran warna kuning dan biru akan
menghasilkan warna hijau.
Dimensi Kedua: Value
Value merupakan dimensi
terang-gelapnya warna, pada dasarnya setiap warna bisa diterangkan yang
kemudian hasilnya kan menjadi warna yang lebih muda. Contohnya adalah jika
warna biru diterangkan akan menghasilkan biru muda.
Dimensi Ketiga: Intensity
Intensity dapat diartikan
sebagai tingkat kemurnian atau kejernihan warna (brigtness of
colour). Warna-warna yang belum
dicampur dan masih murni disebut pure hue. Para pelukis atau desainer grafis pada umumnya lebih sering
mengekspresikan karyanya dengan warna-warna turunan, karena biasanya
warna-warna murni terlalu mentah untuk diaplikasikan dalam sebuah lukisan.
software desain grafis
1. Corel Draw
Bagi para desainer, Corel
Draw merupakan sebuah software desain grafis penting yang
harus dimiliki. Software buatan Corel ini
sendiri memiliki kegunaan untuk mengolah gambar berbasis vektor.
Dengan kegunaannya itu,
Corel Draw umumnya digunakan untuk menunjang pekerjaan dalam bidang publikasi
atau percetakan yang membutuhkan visualisasi, seperti pembuatan poster,
logo, banner, dan berbagai desain lainnya.
Meski memiliki segudang
fitur atau tool-tool yang cukup banyak, penggunaan Corel Draw
tergolong mudah untuk dipahami oleh penggunanya, bahkan bagi pengguna awam
sekalipun. Dengan banyaknya pengguna di berbagai penjuru dunia, kamu tentu bisa
mempelajari banyak sekali tutorial Corel Draw yang bisa kamu
temukan di internet.
Sebenarnya Adobe Photoshop
lebih kepada sebuah software untuk pengeditan foto atau gambar
karena memiliki fitur-fitur khusus seperti efek filter. Namun tidak sedikit
pula software garapan Aobe ini diandalkan
untuk kebutuhan desain grafis, misalnya seperti pembuatan banner, stiker,
logo, dan masih banyak lagi.
Karena jumlah penggunanya
yang tergolong banyak di antara software serupa, kamu bisa
mempelajari banyak sekali tutorial penggunaan software desain
grafis ini melalui internet atau dengan membeli buku-buku yang menyajikan
khusus tutorial Adobe Photoshop untuk pemula hingga
profesional.
Serupa dengan Corel
Draw, software desain grafis yang masih sesaudara
dengan Photoshop ini juga memiliki kemampuan yang handal dalam mengolah
gambar berjenis vektor, seperti pembuatan logo perusahaan, desain kaos, kartun,
dan masih banyak lagi.
Buat kamu yang sedang
mencari aplikasi berbasis vektor terbaik selain Corel Draw, mungkin Adobe
Illustrator adalah pilihan yang tepat.
Ingin membuat sebuah
majalah, brosur, poster, ataupun buku? Nah, Adobe InDesign memiliki
kemampuan untuk membantu kita dalam menciptakan hal tersebut. Seperti yang kita
tahu, hampir semua software buatan Adobe memiliki
fungsi yang canggih. Begitu juga dengan Adobe InDesign, kamu
tentu tidak perlu meragukan lagi fitur-fiturnya.
Dengan fungsinya yang
sangat berguna untuk perusahaan dalam pembuatan majalah, koran, dan buku. Maka
tidak heran jika software desain grafis terbaik yang satu ini
menjadi andalan bagi para perusahaan untuk menciptakan layout media
cetak.
Selain itu, tools yang
tersedia pada InDesign ini juga tergolong mudah dipelajari dan
digunakan untuk para pemula. Terlebih, tutorial penggunaan Adobe
InDesign tingkat dasar hingga atas juga bisa kita dapatkan secara
cuma-cuma di internet.
5. Inkscape
Jika dilihat dari segi
fungsinya, Inkscape bisa digolongkan seperti Adobe
Illustrator, Corel Draw, dan software berbasis olah digital
vektor lainnya. Selain mudah digunakan, software yang satu ini
juga bersifat Open-Source.
Yang artinya pengguna bisa
menggunakan Inkscape secara gratis tanpa dipungut biaya
apapun. Terlebih, software ini juga tergolong ringan karena
tidak membutuhkan System requirement yang tinggi.
Dengan kata lain, kita bisa
menggunakannya pada komputer lawas yang notabennya memiliki spesifikasi rendah.
Nah, kalau kamu sedang mencari software desain grafis yang
ringan dan gratis, mungkin Inkscape adalah pilihan yang tepat
untukmu.
Xara Designer merupakan sebuah software desain grafis yang
dirancang khusus untuk membantu pengguna dalam menciptakan logo, undangan,
poster, brosur, hingga membuat grafis web seperti pembuatan tombol atau
animasi flash.
Untuk dukungan filenya
sendiri, Xara Designer yang berukuran sekitar 120 MB ini juga
mampu menerima banyak format file, seperti BMP, EPS, JPEG, PNG, GIF, PSD,
CDR, AI, dan lain-lain.
7. AAA Logo
Jika ingin membuat sebuah
logo yang keren namun tidak menguasai ilmu Corel Draw, mungkin software desain
grafis bernama AAA Logo menjadi sebuah pilihan yang tepat
untuk kamu gunakan.
Dengan menggunakan software ini,
kita bisa menciptakan sebuah logo yang keren secara mudah, cepat, dan praktis.
Pasalnya, sang pengembang telah menyediakan berbagai jenis template logo
sehingga pengguna tinggal memoles sedikit desain tambahan agar terlihat
lebih menarik. Terdengar mudah bukan?
8. PosteRazor
Jika pada software sebelumnya
dikhususkan untuk pembuatan logo, maka berbeda dengan PosteRazor yang
dirancang khusus untuk membuat poster. Cara kerja program ini yaitu dengan
memotong gambar raster menjadi potongan-potongan yang kemudian
dapat dicetak menjadi sebuah poster.
Poster yang dihasilkan
nantinya juga bisa disimpan dalam bentuk dokumen PDF multi-page. Selain
memiliki tampilan antarmuka yang sederhana, software desain
grafis untuk membuat poster ini juga tergolong mudah digunakan dimana pengguna
hanya perlu menyelesaikan 5 step saja.
Mengenai dukungan format
gambarnya, PosteRazor hampir mendukung semua tipe file,
diantaranya; PNG, JPEG, BMP, WBMP, XPM, PCX, dan masih banyak lagi.
Macromedia
Freehand merupakan sebuah software yang
bisa kita andalkan untuk pembuatan desain banner, brosur,
undangan, dan masih banyak lagi. Software yang masih menjadi
bagian dari keluarga besar Adobe Corporation ini masih sangat
terkenal dikalangan desainer karena fitur-fiturnya yang cukup lengkap dan mudah
digunakan bagi para desainer.
Meski memililiki fungsi
yang tidak jauh berbeda dengan Corel Draw, software ini
cenderung lebih mudah digunakan dimana pengguna juga bisa menyesuaikan tampilan
antarmuka untuk mengatur ruang kerja sesuai dengan kebutuhan.
10. Manga Studio
Mendengar namanya, mungkin
kamu sudah tau apa kegunaan dari software desain grafis yang
satu ini. Yap, Manga Studio hadir untuk banyak orang yang
ingin berkreasi menciptakan gambar manga dari “nol” dengan menggunakan beragam fitur-fiturnya
yang canggih.
Dari segi tampilan dan
fungsi, Manga Studio bisa dibilang hampir mirip seperti
Photoshop. Namun bedanya software buatan negeri Sakura ini
dirancang khusus untuk membuat kartun sejenis Manga dan Comic.
Pengertian Animasi Menurut Para Ahli
Agus Suheri
Menurut Agus Suheri pengertian animasi adalah
kumpulan dari gambar yang sudah diolah sedemikian rupa sehingga dapat
menghasilkan gerakan.
Ibiz
Fernandez
Menurut Ibiz Fernandes pengertian animasi adalah
sebuah proses merekam dan memainkan kembali serankaian gambar statis untuk
mendapatkan sebuah ilusi pergerakan.
prinsip dasar animasi
Stop-motion animation
Stop-motion animation sering pula disebut
claymation karena dalam perkembangannya, jenis animasi ini sering menggunakan
clay (tanah liat) sebagai objek yang digerakkan . Tehnik stop-motion animation
merupakan animasi yang dihasilkan dari penggambilan gambar berupa obyek (boneka
atau yang lainnya) yang digerakkan setahap demi setahap. Dalam pengerjaannya
teknik ini memiliki tingkat kesulitan dan memerlukan kesabaran yang
tinggi.Wallace and Gromit dan Chicken Run , karya Nick Parks, merupakan salah
satu contoh karya stop motion animation. Contoh lainnya adalah Celebrity
Deadmatch di MTV yang menyajikan adegan perkelahian antara berbagai selebriti
dunia.Stop-motion animation sering pula disebut claymation karena dalam
perkembangannya, jenis animasi ini sering menggunakan clay (tanah liat) sebagai
objek yang digerakkan . Tehnik stop-motion animation merupakan animasi yang
dihasilkan dari penggambilan gambar berupa obyek (boneka atau yang lainnya)
yang digerakkan setahap demi setahap. Dalam pengerjaannya teknik ini memiliki
tingkat kesulitan dan memerlukan kesabaran yang tinggi.Wallace and Gromit dan
Chicken Run , karya Nick Parks, merupakan salah satu contoh karya stop motion
animation. Contoh lainnya adalah Celebrity Deadmatch di MTV yang menyajikan
adegan perkelahian antara berbagai selebriti dunia.
Animasi Tradisional
radisional animasi adalah tehnik animasi yang
paling umum dikenal sampai saat ini. Dinamakan tradisional karena tehnik
animasi inilah yang digunakan pada saat animasi pertama kali dikembangkan.
Tradisional animasi juga sering disebut cel animation karena tehnik
pengerjaannya dilakukan pada celluloid transparent yang sekilas mirip sekali
dengan transparansi OHP yang sering kita gunakan. Pada pembuatan animasi
tradisional, setiap tahap gerakan digambar satu persatu di atas cel. Dengan
berkembangnya teknologi komputer, pembuatan animasi tradisional ini telah
dikerjakan dengan menggunakan komputer. Dewasa ini teknik pembuatan animasi
tradisional yang dibuat dengan menggunakan komputer lebih dikenal dengan
istilah animasi 2 Dimensi.
.Animasi Komputer
Sesuai dengan namanya, animasi ini secara
keseluruhan dikerjakan dengan menggunakan komputer. Dari pembuatan karakter,
mengatur gerakkan “pemain” dan kamera, pemberian suara, serta special effeknya
semuanya di kerjakan dengan komputer. Dengan animasi komputer, hal-hal yang
awalnya tidak mungkin digambarkan dengan animasi menjadi mungkin dan lebih
mudah. Sebagai contoh perjalanan wahana ruang angkasa ke suatu planet dapat
digambarkan secara jelas, atau proses terjadinya tsunami. Perkembangan
teknologi komputer saat ini, memungkinkan orang dengan mudah membuat animasi.
Animasi yang dihasilkan tergantung keahlian yang dimiliki dan software yang
digunakan.
Animasi 2D (2 Dimensi)
Animasi 2D biasa juga disebut dengan film
kartun. Kartun sendiri berasal dari kata Cartoon, yang artinya gambar yang
lucu. Film kartun kebanyakan film yang lucu. Animasi berbasis dua dimensi (2D
Animation) Yakni objek yang dianimasi mempunyai ukuran panjang (X-azis) dan (
Y-axis). Contohnya film kartun di TV maupun di Bioskop : Shincan, Looney Tunes,
Pink Panther, Tom and Jerry, Scooby doo, dan masih banyak lagi. Meski yang
populer kebanyakan film Disney, namun bukan Walt Disney sebagai bapak animasi
kartun.
Animasi 3D (3 Dimensi)
Perkembangan teknologi dan komputer membuat
teknik pembuatan animasi 3D semakin berkembang dan maju pesat. Animasi 3D
adalah pengembangan dari animasi 2D. Contoh : Bugs Life, AntZ, Dinosaurs, Final
Fantasy, Toy Story 2, Monster Inc., hingga Finding Nemo, The Incredible, Shark
Tale. Cars, Valian. Kesemuanya itu biasa juga disebut dengan animasi 3D atau
CGI (Computer Generated Imagery).
Animasi kombinasi
Animasi kombinasi adalah gabungan dari teknik
animasi yang berbeda. Animasi kombinasi dibedakan menjadi 3 yaitu:
1. Kombinasi animasi 2D & 3D :
penggabungan teknik animasi 2D dan 3D. Contohnya seperti film The Road to
Eldorado, Titan A.E.
2. 2D and Live Shot : penggabungan teknik
animasi 2D dengan Live Shot (Syuting Ade-gan). Contohnya seperti pada film
Space Jam, Osmosis Jones.
3. 3D and Live Shot : penggabungan teknik
animasi 3D dengan Live Shot (Syuting Ade-gan). Contohnya seperti pada film
Jurasic Park, Titanic, Lord of the Ring, Harry Potter, Stuart Little, Scooby
Doo.
Prinsip Utama Animasi
1. Squash & Stretch
Squash & Stretch adalah upaya penambahan
efek lentur pada objek atau figur sehingga seolah-olah memuai atau menyusut
sehingga memberikan efek gerak yang lebih hidup tapi tetap memiliki berat dan
volume. Prinsip ini merupakan unsur paling penting dan menjadi acuan utama
dalam animasi dan akan seringkali digunakan dalam pembuatan animasi. Contoh
squash & stretch yang paling umum adalah bounching ball. Dengan bentuk bola
yang sama-sama bulat, saat bola tersebut terpelanting, maka akan terlihat
perubahan bentuk mengkerut dan merenggang
2. Anticipation
Anticipation adalah satu prinsip yang
digunakan ketika aksi sebenar belum berlaku. Anticipation boleh juga dianggap
sebagai persiapan atau awalan gerak atau ancang-ancang. Contoh paling umum
adalah gerakan melompat. Seseorang yang akan melompat tadinya berdiri harus ada
gerakan ‘membungkuk’ terlebih dahulu sebelum akhirnya melompat. Contoh seperti
saat akan berlari pada kartun, gerakan awalnya pasti dia akan memutar badan dan
mengangkat tangannya keatas baru dia berlari. Contoh lain adalah gerakan
memukul bola pada base ball, kasti, voli, badminton dan sebagainya. Bagi
animator prinsip anticipation biasa disingkat menjadi Antiq.
3. Follow Through and Overlapping Action
Prinsip follow through adalah melibatkan
pergerakan anggota badan karakter yang berlaku walaupun karakter tersebut pun
telah berhenti bergerak. Contohnya seorang perempuan berambut panjang berhenti
berlari, maka masih tersisa gerakan rambutnya pada saat dia berhenti. Contoh
lainnya seperti gerakan lambaian tangan, buntut atau ekor pada hewan, telinga
panjang pada anjing atau kelinci, dll. Overlapping action pula melibatkan
pergerakan lain mengikuti pergerakan badan karakter. Overlapping action terjadi
pada saat sebagian tubuh seperti terseret waktu badan bergerak ke arah yang
lain. Misalnya seorang penari Salsa yang memakai rok lebar saat menari. Rok
tersebut akan terlihat bergerak mengikuti tarian, seolah-olah menutupi gerakan
sebelumnya/ overlap.
4. Secondary Action
Secondary action akan menambah dan memperkaya
gerakan utama, yaitu tambahan gerak yang berfungsi memperkuat dan mempertegas,
sehingga menambahkan kesan dimensi dan lebih berkesan hidup pada saat nganimasi
karakter. Sebagai contoh, watak seorang lelaki yang sedang marah sambil
berjalan. Pergerakannya harus memperlihatkan sebagi marah. Tangannya digenggam
sambil mengayunkan ke depan dan belakang, langkah kakinya laju, seimbang dengan
ekspresi muka dan emosinya. Semua gerakan harus bekerja sama dalam mendukung
satu sama lain.
5. Timing
Timing termasuk prinsip terpenting di dalam
animasi. Timing adalah penempatan waktu pada sebuah animasi. Grim Natwick,
seorang animator Disney pernah berkata, “Animasi adalah tentang timing dan
spacing”. Timing adalah tentang menentukan waktu kapan sebuah gerakan harus
dilakukan, sementara spacing adalah tentang menentukan percepatan dan
perlambatan dari bermacam-macam jenis gerak. Contoh Timing: Menentukan pada
detik keberapa sebuah obyek/karakter berjalan sampai ke tujuan atau
berhenti.Contoh Spacing: Menentukan kepadatan gambar (yang pada animasi akan
berpengaruh pada kecepatan gerak).
6. Exaggeration
Merupakan upaya
mendramatisir antara animasi dalam bentuk rekayasa gambar yang bersifat
hiperbolis. Biasanya digunakan untuk keperluan komedik
7. Slow In & Slow Out
Slow in & slow out adalah ilusi untuk
membuat percepatan atau perlambatan (acceleration) sehingga dapat menimbulkan
kesan tertentu. Slow in & slow out juga merupakan pengaturan timing dan
staging dalam suatu scene ke scene. Slow in terjadi jika sebuah gerakan diawali
secara lambat kemudian menjadi cepat, sedangkan slow out terjadi jika sebuah
gerakan yang relatif cepat kemudian melambat. Misalnya ketika bola dilempar ke
atas, gerakan tersebut harus semakin lambat dan saat bola jatuh akan semakin
cepat.
8. Staging
Staging adalah gerak keseluruhan dalam sebuah
adengan harus tampak jelas dan detail untuk mendukung suasanan atau “mood” yang
ingin dicapai dalam sebagian atau keseluruhan scene. Misalnya bagaimana
mempresentasikan sebuah karakter agar dapat dikenal dengan baik oleh penonton.
Termasuk ke dalamnya ekspresi yg ingin ditampilkan, mood yang ingin dibentuk,
semua dapat dikomunikasikan dengan baik kepada penonton bila semua dibentuk
dalam penataan gerak yang tepat dan jelas.
9. Straight Ahead Action and Pose to Pose
Para animator menggunakan 2 pendekatan umum
yang biasanya mereka pakai dalam menganimasikan, yaitu Straight Ahead dan Pose
to Pose. Straight ahead adalah metode dengan menggambar secara berurutan, dari
gambar pertama, kedua, ketiga, dan seterusnya. Sedangkan Pose to Pose yaitu
segala pergerakan sudah diplanning terlebih dahulu. Jadi, animator telah
menyiapkan gerakan-gerakan utamanya (key pose), kemudian setelah semuanya oke,
dia baru melanjutkan dengan detail gerakan diantara (in-between) masing-masing
key pose itu.
10. Arcs
Arcs adalah sistem pergerakan tubuh pada
manusia, binatang atau makhluk hidup lainnya bergerak mengikuti pola/jalur
(maya). Contohnya gerakan tangan, kaki, memutar kepala, dan gerakan bola mata
semuanya dilakukan dengan mengikuti sebuah kurva.
11. Appeal
Appeal adalah tentang bagaimana kita membuat
karakter kita menjadi menarik dan tidak selalu harus yang lucu seperti yang
banyak orang pikirkan. Setiap karakter dalam animasi haruslah mempunyai daya tarik
yang unik, yang membedakannya dengan karakter yang lain. Bisa saja suatu
karakter terlihat unik dari sisi desain, atau dari caranya menunjukkan ekspresi
pribadinya.
12. Solid Drawing
Solid drawing adalah gerakan animasi dengan
memandang animasi sekalipun 2d memiliki unsur tiga dimensi dalam hal ini perlu
diperhatikan sekali seperti pencahayaan untuk membentuk suatu gradasi gelap
terang suatu tokoh agar tidak terlihat kaku dan tampak 3d.
software pembuatan animasi
1. Anime Studio
Anime Studio adalah salah satu software
pembuat animasi terbaik yang memiliki banyak fitur. Kamu dapat men-download
trial version dari software secara gratis. Anime Studio adalah aplikasi animasi
besar yang memungkinkan pengguna untuk menggambar karakter latar belakang,
masukan dan lain-lain. Software animasi dapat membantu kamu untuk
mempublikasikan film animasi kamu sendiri dengan mudah. Anime Studio memiliki
banyak fitur dengan banyak konten animasi pre loaded sehingga kamu dapat
membuat segala jenis animasi dengan cepat.
2. FotoMorph
FotoMorph adalah salah satu software
yang terbaik untuk Windows OS. Salah satu perangkat lunak animasi paling
berguna yang memiliki banyak fitur untuk mengedit dan meningkatkan gambar
animasi kamu. FotoMorph telah dirancang untuk membuat animasi real time dengan
sangat mudah menggunakan antarmuka sehingga pengguna bisa mendapatkan gambar
pengeditan yang menyenangkan. FotoMorph memungkinkan pengguna untuk membuat
foto lucu dalam hitungan menit.
3. Abrosoft FantaMorph
Salah satu software animasi terbaik
yang dapat digunakan untuk menghidupkan foto dengan mudah.Meskipun ini software
animasi bukanlah sebuah software gratis tapi kamu dapat men-download versi
percobaan gratis dari Abrosoft FantaMorph pada PC kamu. Salah satu perangkat
lunak animasi paling kuat bahwa pengguna dapat morphing gambar dan efek animasi
canggih.
4. Aurora 3D Animation Maker
Aurora 3D Animation Maker merupakan
salah satu aplikasi animasi yang paling populer yang memiliki banyak fitur
untuk menciptakan efek animasi terbatas dalam film kamu. Kamu dapat menambahkan
efek animasi khusus dalam gambar dan film dengan mudah menggunakan antarmuka.
Perangkat lunak ini memungkinkan pengguna untuk menambahkan watermark untuk
video dan foto dengan efek khusus. Kamu dapat menemukan banyak fitur yang
berguna dalam software ini dan kamu juga dapat men-download versi percobaan
gratis dari perangkat lunak yang besar.
5. AnimatorDV Simple
AnimatorDV Simple adalah perangkat
lunak animasi yang kuat yang membantu pengguna menciptakan film animasi stop
motion dengan mudah menggunakan antarmuka. Kamu dapat men-download versi
lengkap dari Simple AnimatorDV secara gratis dari situs web software download.
6. Pivot Animator
Pivot Animator adalah alat animasi
besar yang dapat di-download pada PC Windows kamu secara gratis. Animasi
sederhana perangkat lunak yang memberikan kemungkinan animasi terbatas.
7. MonkeyJam
MonkeyJam adalah software animasi yang
membantu pengguna membuat animasi gerakan berhenti dengan mudah. Salah satu
software animasi yang paling berguna yang memungkinkan pengguna untuk merekam
animasi mereka sendiri dengan menggunakan fitur stop motion.
8. Anime Studio Pro
Anime Studio Pro adalah salah satu
software pembuat animasi terbaik yang sangat cocok bagi para profesional. Jika
kamu seorang animator profesional dan mencari aplikasi animasi kualitas
terbaik, kamu dapat men-download perangkat lunak pada PC Windows kamu.
9. Stykz
Stykz adalah software animasi yang kuat,
freeware yang mendukung semua utama sistem operasi seperti Windows, Mac dan
Linux. Kamu dapat men-download versi lengkap dari software ini pada komputer
kamu secara gratis.
10. Sqirlz Morph
Sqirlz Morph adalah salah satu
perangkat lunak yang tersedia gratis di internet. Ini adalah utilitas animasi
yang sangat sederhana sehingga pengguna bisa mengedit atau morphing beberapa
gambar dan video dengan mudah.











