Senin, 24 Desember 2018

SISTEM PAKAR DIAGNOSA KERUSAKAN NOTEBOOK BERBASIS WAP MOBILE MENGGUNAKAN METODE BREADTH FIRST SEAR

 

SISTEM PAKAR DIAGNOSA KERUSAKAN NOTEBOOK
BERBASIS WAP MOBILE MENGGUNAKAN
METODE BREADTH FIRST SEARCH

ABSTRAK
Pada saat ini pengguna notebook telah berkembang pesat dan memasyarakat. Sebagian besar
masyarakat menggunakannya tidak hanya untuk kepentingan berkomunikasi saja, tetapi juga untuk
mendapatkan informasi secara cepat dan efisien dengan aplikasi berorientasi internet melalui
teknologi WAP. Bagian atau komponen hardware notebook dalam jangka waktu tertentu akan
mengalami perubahan fisik maupun kerusakan, yang menyebabkan notebook tersebut harus
diperbaiki. Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi pengguna/user untuk mengetahui cara
merawat dan memberikan pertolongan pertama ketika notebook-nya bermasalah, sebelum
memutuskan untuk menyerahkannya ke tempat servis. Informasi yang diharapkan dapat mengatasi
kerusakan yang terjadi dewasa ini masih tidak lengkap, bahkan buku manual yang disertakan pun
tidak dapat mengakomodasi terhadap semua kemungkinan kerusakan, oleh karena itu dirasakan
perlu dibuat sebuah aplikasi (software) yang dapat membantu memecahkan permasalahan
kerusakan pada hardware notebook. Aplikasi (software) yang dimaksud adalah aplikasi yang dapat
dijalankan pada mobile terutama smartphone berbasis android dan dapat dijadikan sebagai
alternatif dalam mendiagnosa kerusakan hardware. Dalam hal ini aplikasi akan membantu
pengguna/user dalam menemukan informasi penyebab (ciri) kerusakan berdasarkan gejala
kerusakan pada setiap jenis komponen kerusakan sampai ditemukannya solusi (hasil diagnosa)
berupa informasi mengenai cara perbaikannya.




1. Pendahuluan
1.1 Latar Belakang Masalah
Notebook merupakan komputer yang paling banyak diminati masyarakat, karena bentuknya yang kecil dan mudah dibawa, dengan harga yang terjangkau. Aplikasi yang akan dipakai adalah aplikasi smartphone, aplikasi ini dapat menbantu mendiagnosa kerusakan hardware berdasarkan gejala kerusakanya, dan aplikasi ini juga akan memberikan solusi untuk memperbaikinya. Metode Breadth Fisrt Search adalah motode pencarian data yang dimulai dari root node/parent dan melakukan pengecekan keseluruh node setiap kali melewati node maka akan diperiksa node sebelahnya sampai menemukan node tujuan.
1.2 Perumusan Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang di atas maka yang menjadi perumusan masalah adalah :
1. Bagaimana mendiagnosa kerusakan pada notebook ?
2. Bagaimana mendeteksi kerusakan notebook menggunakan metode Breadth First Search ?
3. Bagaimana merancang program aplikasi sistem pakar untuk mendiagnosa kerusakan notebook dengan metode Breadth First Search berbasis mobile ?
1.3. Batasan Masalah
Dengan maksud agar pembahasan dan penyusunan skripsi dapat dilakukan secara terarah dan tidak menyimpang serta sesuai dengan apa yang diharapkan, maka perlu ditetapkan batasan-batasan dari masalah yang dihadapi yaitu:
1. Informasi tambahan lainnya yang diberikan yaitu informasi mengenai cara perawatan notebook.
2. Mesin inferensi yang digunakan adalah metode forward chaining dengan metode Breadth First Search sebagai basis pengetahuan yang digunakan.
3. Aplikasi mobile dijalankan dengan menggunakan emulator handphone.
1.4. Tujuan dan Manfaat Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah:
1. Untuk mengumpulkan informasi kerusakan pada notebook.
2. Untuk membangun sistem pakar dengan menggunakan metode Breadth First Search.
3. Untuk merancang program aplikasi sistem pakar.
Manfaat-manfaat yang diharapkan
dapat diperoleh dalam penelitian ini adalah:
1.       Membangun Sistem Pakar Diagnosa Kerusakan Notebook Berbasis WAP Mobile.
2.       Untuk menganalisis, merancang, mengimplementasikan serta menguji sistem pakar kerusakan notebook. Mengimplementasikan sistem yang dirancang pada aplikasi mobile.
2. Landasan Teori
2.1 Sistem Pakar
Komunitas AI (Artificial Intelligence) yang pertama mengembangkan sistem pakar. Sistem pakar yang pertama kali dibuat adalah Generalpurpose Program Slover (GPS) yang dikembangkan oleh Newel dan Simon. Sistem pakar adalah suatu program komputer yang mempunyai kemampuan seperti seorang pakar dalam mengatasi masalah. Menurut Giarrabtano dan Riley : Sistem pakar adalah suatu sistem komputer yang bisa menyamai atau meniru kemampuan seorang pakar. (Kusumadewi 2003)
2.2 Kerusakan Notebook
Ciri-ciri dari kerusakan pada notebook secara hardware:
1.       Ciri Kerusakan Memory Notebook :
Pada saat dihidupkan tidak tampak tampilan sama sekali, blue screen pada saat mulai loading Operating System, bisa juga keluar suara beep berulang-ulang.
2.       Ciri Kerusakan Motherboard / IC
regulator Notebook : Dihidupkan agak sulit, baterai tidak mau dicharger, mati total, indikator charger nyala, setelah dicharger lampu indikator pada charger mati (konslet), jadi terjadi arus balik pada powernya, kerusakan ini sering terjadi.
3.       Ciri Kerusakan LCD Notebook :
Layar tidak tampil gambar, menyala tapi keluar garis-garis vertikal, tampak blok hitam, dan gambar tidak simetris/acak. Solusi: coba cek dulu konektor ataupun soket-soket yg berhubungan dengan monitor.
4.       Ciri Kerusakan Keyboard Notebook :
Beberapa tuts tidak berfungsi, keluar bunyi beep panjang pada saat dinyalakan, cursor berjalan tidak stabil/bergerak sendiri. Kerusakan yang lebih parah: biasanya konslet dan ini menyebabkan notebook setelah booting, restart-restart terus.
5.       Ciri Kerusakan Charger Notebook :
Baterai tidak mau dicharger, tidak ada indikator masuk power, dicharger posisi hidup malah kemudian mati, layar bergetar tidak stabil.

6.       Ciri Kerusakan DVD/CD
room/Notebook :Tidak mau membaca CD, indikator CD off.
7.       Ciri Kerusakan Harddisk Notebook :
Loading data/sistem lambat, berbunyi tidak normal, tidak bisa masuk windows, belum sampai login windows sudah restart sendiri.
8.       Ciri Kerusakan Chipset / VGA
Notebook: Layar tidak tampil, layar putih, garisgaris warna tidak beraturan.
9.       Sedangkan ciri-ciri kerusakan notebook
secara software antara lain :
a) Tidak mau booting ke OS.
b) Pada loading awal desktop banyak informasi error.
c) Proses loading sangat lambat.
d) Tidak bisa membuka aplikasi.
e) Flashdisk tidak bisa dibaca.
f) Folder option pada explorer tidak bisa dibuka.
g) File regedit tidak bisa dieksekusi.
2.3 Breadth Fisrt Search
Cara kerja metode pencarian Breadth fisrt search yaitu pencarian dimulai dari nodenode level n kemudian level n+1, pecarian dimulai dari node akar terus ke level n+1 dari kiri ke kanan setelah itu pindah ke level
selanjutnya.
Gambar 1 : Pencarian Melebar Pertama


(Breadth First Search)
Metode breadth first search mengamati semua node dari level tertinggi hingga terdalam secara berurutan ini memungkin kan metode ini bisa menemukan node dengan lintasan terpendek, keuntungan dari metode ini adalah tidak akan menemui jalan buntu karena jika tidak menemukan kondisi yang diinginkan maka algoritma akan menghapusnya, keuntungan yang kedua adalah motode ini dapat menemukan solusi yang paling minimum, karena jika menemukan ada banyak solusi maka solusi yang paling minimum yang diambil.
2.4 PHP
PHP (Hypertext Preprocessor) merupakan script yang terdapat dalam HTML (Hypertext Markup Language) yang berguna untuk membuat dokumen secara langsung tanpa menggunakan text editor, hal ini memberikan kemudahan untuk mengupdate data lebih mudah cukup dengan aplikasi yang dibuat dengan script PHP. Program yang akan dibuat menggunaka HTML dan PHP. Tag PHP itu berada di antara tag HTML sedangkan script PHP itu diapit oleh tag awal dan tag akhirnya sendiri.
<html>
<head><title>contoh PHP</title></head>
<body>
<?php echo “kamu PHP” ; ?>
</body>
</html>
3. Analisa Dan Perancangan
3.1 Analisa Kerusakan Notebook dengan Breadth First Search
Pada proses breadth first search ini dimualai dari pertanyaan dari tabel pertanyaan, jika jawaban bari pertanyaan YA maka program akan menyimpan jawaban dan melanjutkan kepertanyaan berikutnya, sedangkan jika jawabanya TIDAK maka jawaban tidak disimpan. Proses ini berlanjut hingga masalah dapat teridentifikasi dan kemudian akan tampil output berupa hasil analisis.
3.2 Perancangan Umum
Secara garis besar perancangan umum itu dibagi menjadi 4 tahap yang berkaitan dan menunjang maka 4 tahap ini harus dilakukan secara berurutan yaitu identifikasi, konseptualisasi, formalisasi dan pengujian. Sistem sederhana ini merupakan bagian kecil dari sistem analisa secara keseluruhan sedangakan masalah yang diangkat adalah kerusakan pada notebook baik secara hardware maupun

3.3 Design Input-Output
Hasil dari perancangan sistem yang telah dibuat akan dijalankan dengan mengguanakan winwap yang bisa jalan disemua jenis browser dari berbagai platform.
Gambar 2 : Desain Sistem
3.4 Rancangan Database
Sebagian besar program komputer yang berhubungan dengan data pasti menggunakan database untuk menyimpan dan mengolah data, dalam merancang program pengolah data bersekala besar ada beberapa faktor yang harus diperhatikan diantaranya :
1. Program harus bisa mengurang redundansi data, jadi data yang tersimpan hanya data informasi singkat dan tidak ditulis berulang-ulang.
2. Program harus bisa mencari lokasi data yang tersimpan, artinya data harus disimpan dengan rapi jadi memudahkan pada saat pencarian.
3. membuat database yang mudah diimplemantasikan agar proses pembangunan program jadi lebih mudah Dalam perancangan database perlu diperhatikan cara untuk normalisasi data, hal ini diperlukan agar mengurangi redundansi data. Ada beberapan aturan umum dalam perancangan database diantaranya :
1 Kelompokan data sesuai bahasan dan pastikan data di tabel terhubung dengan baik.
2 Jika ada data yang ditulis berulang-ulang bagi tabel tersebet jadi beberapa tabel t api harus tetap berelasi.
3. Jangan menyimpan data yang akan ditabel jika data itu akan dioperasikan dengan tabel yang lain
4. Gunakan teknik normalisasi data untuk meningkatkan akurasi data yang diinput.
4 Implementasi
Bab ini menjelaskan mengenai hasil ujicoba pogram sistem pakar pada perangkat mobile dengan WML (Wireless Markup Language) dan PHP untuk kerusakan notebook. Aplikasi ini bisa digunakan jika web server telah aktif. Sebelum diuji coba di perangkat mobile yang asli, program ini akan diuji coba menggunakan WAP emulator dan apache sebagai web server lokal. Ketikan URL
berikut : http://localhost/notebook. Setelah memasukan URL http://localhost/notebook
maka akan muncul tampilan berikut ini.
Gambar 3 : Tampilan Halaman Utama Pada
Perngkat Mobile
Mengenai sistem pakar dan pembuat aplikasinya, dengan menekan enter maka akan masuk ke form login.
Gambar 4 : Tampilan Halaman Login
5. Kesimpulan Dan Saran
5.1 Kesimpulan
Setelah dilakukan pengujian dan analisa program, maka dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut :
1.        Proses diagnosa kerusakan notebook bisa dilakukan dengan cukup baik dengan cara mengetahui sebab kerusakan dan gejala kerusakan yang membuat notebook bermasalah.
2.       Proses pendeteksian dilakukan dengan memeriksa satu persatu sebab dan gejala kerusakan untuk kemudian di proses informasinya, sehingga keluarannya berupa solusi berdasarkan sebab dan gejala kerusakan notebook.
3.       Penggunaan bahasa pemrograman WAP yang digabungkan dengan PHP memungkinkan membuat sebuah aplikasi sistem pakar kerusakan notebook berbasis mobile.
5.2 Saran
Adapun berbagai saran untuk melengkapi kesimpulan yang diambil adalah sebagai berikut :
1.        Program ini masih jauh dari sempurna untuk itu perlu dilakukan perbaikanperbaikan demi kesempurnaan program dan kemudahan pemakai.
2.        Untuk membuat suatu program kecerdasan buatan atau sistem pakar tidak harus menggunakan bahasa pemrograman PHP dan WML seperti yang digunakan dalam pembahasan ini, namun dapat juga menggunakan bahasa pemrograman lain yang berorentasi pada objek maupun pemrograman terstruktur.
DAFTAR PUSTAKA
[1] Abdul Kadir. 2005. Dasar Pemrograman WEB Dinamis Menggunakan PHP.
[2] Anita Desiani & Muhammad Arhami.2006. Konsep Kecerdasan Buatan. Graha Ilmu.
[3] Desiani.A dan Arhami.M. 2002. Konsep Kecerdasan Buatan. Graha Ilmu.
[4] Djon Irwanto. 2007. Perancangan Object Oriented Software dengan UML. Yogyakarta. Penerbit Andi.
[5] http://carapedia.com/pengertian_definisi_web_info2043.html